Saat belajar fotografi,
ada beberapa hal yang kita musti tahu, tapi pada intinya adalah
bagaimana caranya kita bisa mendapatkan gambar sesuai dengan tujuan
kita. Misalkan saja kita ingin mengambil gambar sepeda motor yang tengah
melaju kencang, pastinya hasil yang diinginkan adalah gambar sepeda
motor yang fokus dan latar yang blur. Sayangnya jika tidak tahu teknik
pengambilan gambarnya yang ada justru gambar sepeda motor yang menjadi
objek utama tadi blur. Jika demikian artinya hasil jepretan yang kita
dapatkan tidak sesuai dengan yang diinginkan. Begitu pula ketika kita
ingin mendapatkan gambar yang cerah, karena belum tahu saat yang tepat
dalam menggunakan blitz, yang ada justru gambar terlalu cerah dan
terkesan kaku. Untuk mengetahui hal-hal tersebut kita perlu yang namanya
belajar fotografi.
Belajar Fotografi dan Teknik Dasarnya
Ulasan ini ditujukan bagi anda yang baru saja belajar fotografi, teknik yang dijelaskan di sini masih cukup dasar.
- Fokus kamera. Foto yang tidak fokus tidak akan nyaman dilihat. Untuk dapat hasil yang fokus, bagi pemula lebih disarankan menggunakan kamera digital karena ini lebih memudahkan bagi anda untuk melihat display objek sebelum dijepret. Pun jika salah menjepret bisa dihapus, berbeda dengan kamera analog yang bisa membuat banyak frame menjadi sia-sia karena sifatnya sekali pakai.
- Foto BW atau Sephia
Foto berwarna tidak melulu digemari.
Beberapa orang sengaja mengambil foto hitam putih atau shepia
(grayscale) untuk berbagai tujuan seperti memberikan kesan lawas pada
gambar. Untuk bisa mengambil foto dengan gaya BW atau sephia tersebut
bisa langsung pilih di menu pengambilan.
- Foto makro. Jenis teknik ini adalah yang bisa digunakan saat kita mengambil objek dengan ukuran cukup kecil seperti bunga. Manfaatkan icon bunga yang ada di kamera untuk mendapatkan efek tersebut.
- Gunakan Blitz tepat waktu. Gambar dengan blitz kerapkali hasil jepretan tidak memiliki kedalaman yang baik. Makanya ketika cahanya sudah cukup baik hindari penggunaannya karena bisa membuat hasilnya menjadi over terang. Berbeda halnya jika kita mengambil gambar pada malam hari. Pilih menu dengan icon petir untuk memanfaatkan fitur ini.
- Self timer. Jika ingin kamera mengambil gambar sendiri, manfaatkan menu self timer. Iconnya seperti lingkaran yang ada jarum dan titiknya. Pilih menu tersebut lalu letakkan kamera sesuai dengan posisi objek yang mau diambil lalu tekan tombol bidik. Maka setelah dipencet hingga sekitar 10 detik setelahnya kamera akan menjepret sendiri.
Di atas adalah cara dasar mengenai dasar-dasar dalam belajar fotografi, selain tekniknya kita perlu juga tahu tentang cara merawat kamera.
Belajar Fotografi: Tips Menjaga Kamera
Dalam belajar fotografi
kita sebaiknya tahu lebih dulu tekni-teknik dasar penggunaannya. Dengan
memiliki pengetahuan dasar mengenai cara penggunaannya selain
mendapatkan foto yang bagus kita juga akan terhindar dari kecerobohan
yang menyebabkan kerusakan kamera.
- Pegang kamera dengan benar
Para pemula banyak yang seenaknya
membawa kamera. Cara yang baik untuk kamera pocket adalah memasukkan
lengan ke tali gantungan kamera. Tujuannya ketika kamera yang sedang
kita pegang terjatuh, talinya masih menggantung di lengan sehingga tidak
jadi jatuh. Sementara untuk kamera SLR karena talinya panjang bisa
dikalungkan di leher agar lebih aman.
- Jangan menyentuh kaca lensa
Kadang orang berpikir bahwa lensa kamera
yang kotor bisa dibersihkan dengan jari tangan. Taukah anda jika usapan
jemari yang dirasa halus itu bisa berakibat lecetnya lensa kamera?
Pasalnya bisa jadi saat kita mengusap ada debu halus yang terdapat
ditangan, gerakan tangan pada lensa akan membuat goresan halus yang
tidak kasat mata. Makanya cara terbaik membersihkan adalah dengan
blower. Karenanya selain teknik penggunaan, dalam belajar fotografi kita juga harus tahu bagaimana merawat kamera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar